Ingin Beri Mainan Seks untuk Kado Pernikahan Teman? Baca Ini Dulu

Suara.com – Pernah berpikir untuk memberikan kado pernikahan mainan seks pada pasangan yang akan menikah? Ya, ide ini mungkin kerap terlintas, khususnya bagi Anda yang ingin memberikan kejutan pada teman terbaik. 

Tapi, pertanyaannya, apakah memberikan mainan seks untuk hadiah pernikahan sebenarnya adalah hal pantas? Seorang ahli seks dari merek mainan Lovehoney, Cecile Sharpe mengatakan pada Metro.co.uk bahwa seks bagaimanapun juga, masih merupakan masalah pribadi.

Sementara mainan seks yang diberikan kepada pasangan bisa memberikan arti yang begitu beragam pada mereka. 

“Andalah yang bisa mengukur apakah memberikan mainan seks adalah ide yang bagus, sesuai dengan seberapa nyaman teman Anda berbicara tentang seks pada Anda,” kata Cecile menjelaskan. 

Jika seks adalah sesuatu yang sering Anda obrolkan secara rutin bersama-sama, dan Anda tahu mereka sudah memiliki satu atau dua mainan seks sebelumnya. Mungkin membelikan mereka hadiah seperti vibrator atau cincin cinta pasangan adalah hal yang wajar. 

Namun Cecile melanjutkan, hal terpenting yang perlu diingat adalah bahwa setiap orang berbeda-beda jika bicara hal privasi. 

“Hanya karena Anda terbiasa dengan mainan favorit Anda, tidak berarti teman Anda juga sama senangnya saat membuka sekumpulan manik-manik anal atau tongkat vibrator,” ujar dia.

Jika teman Anda cenderung menganggap bahwa seks adalah hal pribadi, atau Anda tidak yakin apa reaksi mereka saat membuka hadiah dari Anda, sebaiknya lanjut dia, belikan hadiah yang umum atau pilih sesuatu yang tidak mengintimidasi mereka secara seksual, seperti lilin aromaterapi atau minyak pijat mewah.

Apapun yang Anda pilih, lanjut dia, berhati-hati, karena tidak semua pengantin terbiasa membuka hadiah hanya berdua dengan pasangannya. Banyak pula pasangan yang mungkin tidak ingin membuka hadiah khusus itu di depan orangtua dan kerabat lansia mereka.

Salah satu masalah lain yang mungkin akan terjadi saat Anda memberikan mainan seks sebagai hadiah adalah bahwa benda tersebut dapat dilihat sebagai lelucon untuk hubungan pasangan. 

“Jika hadiah mainan seks berasal dari teman-teman, maka itu tidak benar-benar tidak pantas. Sebaliknya ini mungkin adalah hadiah yang bersifat lelucon, itu sangat tidak lucu,” kata seorang jurnalis Joe Lo.

Jadi, daripada dianggap sebagai lelucon atau pemborosan uang, Joe Lo mengatakan beli saja sesuatu yang berguna dan biarkan mereka membeli mainan seks mereka sendiri.

Jadi, sekali lagi, itu tergantung pada kedekatan Anda dengan teman yang akan diberikan dan seberapa eksperimental mereka. Anda juga tentu tidak ingin mengintimidasi pemula dengan sesuatu yang terlalu ekstrem.

Selain itu, Anda juga harus mempertimbangkan dua belah pihak. Anda mungkin yakin bahwa pengantin perempuan akan menikmati vibrator sebagai hadiah, tetapi Anda juga harus yakin dengan reaksi pasangannya.

Kini Anda jadi tahu kan tepat atu tidaknya memberikan mainan seks sebagai kado pernikahan.