uncategorized

Mengupas Toyota Fortuner di Coaching Clinic detikOto

Jakarta – detikOto kembali menggelar Coaching Clinic. Kesempatan kali ini, coaching clinic dilakukan dengan mengupas tuntas soal SUV andalan Toyota, yaitu Toyota Fortuner.

Acara coaching clinic ini diadakan di Kaffeine, SCBD, Jakarta. Coaching clinic bakal membuka kesempatan kepada masyarakat untuk mengetahui lebih lanjut soal Toyota Fortuner.

Coaching Clinic detikOto yang bakal membahas Toyota Fortuner ini menghadirkan PR Manager PT Toyota Astra Motor Rouli H Sijabat, public figure Dion Wiyoko, dan Achmad Reza dari detikOto. Pastinya, bakal banyak kegiatan seru di Coaching Clinic kali ini dan banyak juga hadiah yang sudah disiapkan.

“Acara ini memang sudah reguler dilakukan bareng detikOto. Dan tahun ini membahas soal Fortuner. Tujuan kami adalah mengapresiasi pasar. Terutama di segmen SUV yang sebenarnya dalam 15 tahun terakhir ini meningkat terus,” kata Rouli di lokasi acara, Minggu (11/6/2017).

Menurut Rouli, Fortuner turut memegang peran penting dalam mengembangkan pasar di segmennya. Buktinya, kata Rouli, penjualannya selalu meningkat.

Toyota All New Fortuner. Toyota All New Fortuner. Foto: Rangga Rahadiansyah

“Tahun 2005 sampai 2010 itu penjualan per tahun di bawah 10.000-an. Tahun 2011 sampai 2015 itu 10 ribu sampai 20 ribu. Tahun 2016 masuk ke angka di atas 20 ribu. Jadi menunjukkan animo pasar yang bagus karena bertambah terus,” kata Rouli.

Mengenai Toyota Fortuner, Achmad Reza dari detikOto mengungkapkan, mobil ini memiliki nilai keunggulan dari segi eksterior dan interiornya. Dari eksterior, kata Reza, mobil ini memiliki desain futuristik.

“Dari eksterior mengesampingkan kesan bongsor pada model terdahulu. Dan yang paling beda dari kompetitornya adalah dari segi interior yang terkesan mewah dan lebih detail,” ucap Reza di kesempatan yang sama.

Mesin mobil ini punya mode berkendara Power Mode dan Eco Mode. Jadi, pengendaranya bisa memilih pengalaman berkendara, mau nyantai di perkotaan pakai Eco Mode yang lebih irit bahan bakar, atau mau merasakan sensasi ngebut bersama SUV ini, bisa memilih Power Mode.

“Suspensi memang agak keras, tapi itu menjadi nilai lebih saat kita berakselerasi jadi tidak gampang goyang atau saat kita bermanuver jadi lebih stabil,” ucap Reza.

(rgr/ddn) Hobijudi.com – Situs judi bola online terbaik terbesar terpercaya indonesia resmi dan se asia dunia internasional

Suzuki Ertiga Dijual di Diler Mobil Mewah India

New Delhi

[Gambas:Video 20detik]

Suzuki tak hanya menjual Ertiga di Indonesia. Rencananya, Suzuki akan menjual Ertiga terbaru di India tahun ini. Diberitakan Car Dekho, Jumat (6/7/2018) menurut sumber Suzuki Ertiga generasi kedua bakal dijual secara eksklusif di sana. Mobil itu bakal dijual di diler Nexa, diler yang hanya menjual produk premium dari Suzuki.

Ertiga akan menjadi mobil kelima yang dijual di diler premium Suzuki di India itu. Sebelumnya, mobil-mobil seperti Ignis, Baleno, Ciaz, dan S-Cross dijual di diler tersebut.

Disebutkan, mesin 1.5 liter baru pada Suzuki Ertiga membuat mobil itu lebih kuat. Dengan begitu, Ertiga lebih cocok dijual di diler Nexa sebagai diler mobil premium Suzuki.

Suzuki Ertiga menggunakan mesin yang lebih besar dibanding pendahulunya. Jika model lama masih 1.400 cc maka model baru mengusung mesin 1.5 liter atau 1.500 cc.

Penggunaan mesin yang lebih besar untuk mengakomodasi perubahan bodi Ertiga yang lebih besar.

Ertiga model baru menggunakan platform HEARTECT generasi terbaru, bodi mobilnya lebih panjang 130 mm sehingga menciptakan lingkungan kabin yang luas dengan ruang bagasi yang lebih besar.

Mesin bensin 1,5 L yang baru menghasilkan kombinasi antara efisiensi bahan bakar dan performa berkendara.

Suzuki membanderol All New Ertiga sebesar Rp 193.000.000 untuk tipe terendah (GA) dan Rp 238.500.000 tipe tertinggi (GX) (rgr/ddn)

Hobijudi.com – Situs judi bola online terbaik terbesar terpercaya indonesia resmi dan se asia dunia internasional

Mbappe Larinya Seperti Naik Motor

Jakarta

[Gambas:Video 20detik]

Pemain tim nasional Prancis, Kylian Mbappe, menjadi sorotan di tengah perhelatan Piala Dunia 2018. Saat menghadapi Argentina beberapa waktu lalu, Mbappe berlari sangat cepat. Bahkan rekan setimnya menyebut Mbappe seperti sedang naik motor.

“Dia memulainya dari sisi kami, dari lini tengah. Dia berlari 50 meter untuk mendapatkan penalti. Ini luar biasa, luar biasa. Pada titik tertentu saya bertanya-tanya, apakah dia mengendarai motor di atas lapangan? Luar biasa. Dia memiliki kualitas yang luar biasa dan dia menggunakannya untuk kepentingan tim dan kami merayakannya,” kata Florian Thauvin.

Mbappe menunjukkan kecepatannya saat melakukan solo run ketika Prancis melawan Argentina di babak 16 besar. Aksinya tersebut memaksa Rojo melanggarnya yang berbuah penalti dan membuka keunggulan Les Bleus.

Dilansir laman Joe.co.uk, Mbappe secara resmi mencatatkan kecepatan 32,4 km/jam dalam satu babak. Namun, pada kenyataannya, kecepatan lari Mbappe lebih cepat 5 km/jam atau 37 km/jam. Karenanya, menurut laporan Marca, Florian Thauvin dan rekan-rekannya menjuluki Mbappe dengan nama ‘the 37’.

Kecepatan lari Mbappe itu bisa dibilang seperti kecepatan sepeda motor yang berjalan agak santai. Biasanya pemotor memacu motor dengan kecepatan sekitar 30-40 km/jam di dalam perkotaan. Meski begitu, untuk ukuran orang berlari dengan kecepatan itu terbilang kecepatan tinggi.

(rgr/ddn) Hobijudi.com – Situs judi bola online terbaik terbesar terpercaya indonesia resmi dan se asia dunia internasional

Mau Mobil Sport Seperti Raja Sengon? Nggak Sampai Rp 1 Miliar!

Jakarta – Wahyu Widodo, pria tajir yang dijuluki Raja Sengon memiliki koleksi mobil mewah. Beberapa di antaranya adalah Toyota Alphard dan mobil sport Toyota 86.

Raja Sengon juga terlihat berpose di mobil sport Toyota 86 berkelir merah. Dengan santai, dia duduk di atas kap mobil sport berwarna merah tersebut.

“Alphard buat keluarga dari jauh jika datang, kalau Toyota Sport untuk anak saya,” sebutnya.

Mobil sport milik Raja Sengon dijual juga oleh Toyota di Indonesia. Ada tiga varian Toyota 86 yang dijajakan Toyota di Indonesia. Di antaranya versi transmisi manual, otomatis, dan otomatis TRD. Mobil itu dijual tak sampai Rp 1 miliar.

Dalam daftar harga yang tertera di laman resmi Toyota Astra Motor, Toyota 86 dengan transmisi manual dijual dengan harga Rp 719.700.000. Sementara Toyota 86 versi transmisi otomatis harganya Rp 726.500.000 dan otomatis TRD seharga Rp 716.300.000.

Untuk diketahui, Toyota 86 menggendong mesin Boxer DOHC 4 silinder 2.000 cc. Mesin dikawinkan dengan transmisi manual 6 percepatan atau transmisi otomatis enam percepatan.

Sementara itu, Wahyu si Raja Sengon selain memiliki Alphard dan Toyota 86 juga memiliki Honda New Civic. Tak cuma itu, dia juga mengoleksi motor-motor. Motor tua yang menjadi teman seperjuangan ketika susah dulu pun ada di rumahnya. (rgr/ddn)

Hobijudi.com – Situs judi bola online terbaik terbesar terpercaya indonesia resmi dan se asia dunia internasional

Pertamax Naik, Bamsoet Pilih Mobil Listrik, Rp 15.000 Sekali Ngecas

JakartaKetua DPR Bambang Soesatyo tampil beda dengan menunggangi mobil listrik super Tesla Model S 60D. Menurut Bamsoet, mobil listrik super itu hemat banget.

“Penghematan. Pertamax naik sih hehehehe,” seloroh Bamsoet saat ditanya alasannya menunggangi Tesla, Selasa (3/7/2018).

“Sekalian mempromosikan mobil listrik yang tidak membebankan negara karena tidak mengkonsumsi BBM, baik BBM bersubsidi maupun BBM nonsubsidi serta menjaga kesehatan lingkungan karena tidak menimbulkan polusi,” sambung Wakil Rakyat asal daerah pemilihan Purbalingga, Banjarnegara dan Kebumen ini.

Bamsoet menuturkan pengalamannya memiliki mobil tersebut. Dari sisi sumber energi, dia mengatakan mobil itu sangat ekonomis.

“Nge-charge-nya di rumah 6 jam full, untuk jelajah 350 km. Jadi kalau hanya mutar di Jakarta dan pulang pergi rumah-kantor cukup seminggu sekali nge-charge-nya. Sekali charge 6 jam full itu kira-kira makan pulsa listrik Rp 15.000-an,” tuturnya.

“Tarikan bagus seperti berbahan bakar Pertamax,” imbuh Bamsoet. (tor/ddn)

Sumber Berita: detik.com

Ertiga Dreza dan Diesel Belum Jelas

Badung – Di line up model baru Ertiga tidak ada varian diesel dan Dreza. Suzuki rupanya masih fokus memasarkan Ertiga model bensin yang diluncurkan sejak akhir April lalu.

“Dreza dan diesel masih studi, kami masih fokus di Ertiga bensin untuk meramaikan marketnya dulu, baru kami rencanakan varian derivatif, masih rencana baru nanti kita lihat kemungkinannya bagaimana,” ujar Head of 4W Brand Development and Marketing Research PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Harold Donnel, kepada wartawan di Pantai Pandawa, Bali, Kamis (28/6/2018).

Sampai 21 Juni lalu Suzuki sudah menerima pemesanan mobil sebanyak 6.772 total. Sampai Lebaran lalu sudah sudah mengirimkan 5.393 mobil.

“Dimana periode lebaran itu kami mampu mengirimkan kendaraan, jadi istilahnya kami tidak janji belaka kami janji dan mampu delivery, kami bisa buktikan dengan angka tersebut,” ujarnya.

Ertiga DrezaErtiga Dreza Foto: Agung Pambudhy

Yang menarik pemesanan Ertiga mulai membludak saat Suzuki mengumumkan harga pada 9 Mei lalu.
Total ada 3 tipe Ertiga saat ini yakni Ertiga GA seharga Rp 193 juta, GL manual Rp 211,5 juta, GL otomatis Rp 222 juta, GX manual Rp 223 juta, GX otomatis Rp 233,5 juta, GX ESP manual Rp 228 juta, GX ESP otomatis Rp 238,5 juta.

“Begitu 9 Mei langsung meledak, kita hitung-hitung kalau namanya Lebaran nggak ada beli mobil sampai H-7 Lebaran, satu bulan sejak dirilis harga jadi, kurang lebih ada pemesanan sampai 5.000an karena di IIMS kita jualan 800an ya kalau tidak salah,” ujarnya (ddn/dry)

Sumber Berita: detik.com